EKOSISTEM LAUT
Ekosistem laut sebagai salah satu ekosistem di dunia, merupakan suatu dunia sendiri, di mana ada di dalamnya terdapat proses dan komponen-kompenen kehidupan yang serupa dengan proses yang terjadi pada ekosistem daratan.
Lokasi PPLH Puntondo yang terletak di tepi laut merupakan tempat yang cocok untuk belajar ekosistem laut. Apalagi didukung dengan jenis ekosistem yang beragam, mulai dari ekosistem lamun Puntondo, Ekosistem mangrove Puntondo, Ekosistem terumbu karang Puntondo dan pasir.

Tujuan
- Mengajak peserta untuk mengenal dan mengetahui komponen abiotik dan biotik yang ada di ekosistem laut Puntondo
- Mengarahkan peserta untuk mengetahui dan memahami manfaat habitat/ekosistem laut bagi kelangsungan hidup biota laut
- Mengarahkan peserta untuk mengetahui dan menyadari adanya jaring-jaring makanan dan piramida makanan di ekosistem laut
- Mengembangkan pemahaman peserta bahwa laut benar-benar di perlukan untuk kehidupan manusia
- Mengembangkan pemahaman peserta tentang pentingnya penghargaan serta konservasi sumber daya hayati laut dan ekosistemnya.
- Untuk mengembangkan suatu kesadaran dan pengertian tentang hubungan.
Metode :
- Diskusi dan penjelasan
- permainan
- Video tentang terumbu karang
- Pengamatan
- Ekosistem terumbu karang
- Ekosistem lamun
- Ekosistem mangrove
Pemandu Program :
Setiap 15 peserta program dipandu oleh 1 orang pemandu khusus.
Waktu Kegiatan :
Program dilakukan selama 6 jam efektif dengan rincian 1 jam perkenalan PPLH dan Apresiasi lingkungan, 2 jam materi pokok, 1 jam ISHOMA, 1 jam pengamatan di laut, 1 jam review,RTL, dan evaluasi.
Alat dan bahan :
- sabak + pensil
- LCD + Laptop
- VCD
- Lup + Scandisk
- Boat + Pelampung + Snorkel
Alur Kegiatan :
Peserta dibagi dalam kelompok kecil kemudian berkeliling mengamati beberapa ekosistem yaitu:
- menyusuri pantai untuk menggali dan mengamati kehidupan pasir putih
- menyusuri hutan bakau untuk mengamati berbagai aktivitas satwa didalamnya
- menuju padang lamun untuk mengamati binatang-binatang kecil yang berlindung diantara lamun
- Mengamati terumbu karang dengan menggunakan speed boat. Bagi yang bisa berenang boleh menyelam dan mengamati langsung dengan menggunakan alat snorkel, tapi yang tidak bisa berenang dapat melihat karang lewat kaca yang sudah disiapkan di speed boat
- Setelah melakukan pengamatan, selanjutnya didiskusikan dalam kelompok tentang bentuk
hubungan kehidupan di darat, di laut, dan upaya penyelamatan laut dari berbagai ancaman.
- Peserta diajak untuk merenungkan kembali manfaat dari ekosistem laut bagi kehidupan danupaya pelestarian apa yang harus dilakukan untuk menjaga kelangsungan sumber daya hayati laut
- dll .
Dalam aktivitas ini siswa/peserta kelompok diajak untuk menggunakan indera mata dan telinga, serta siap untuk basah dan kotor oleh lumpur dan berbasa-basa.
Jadi perserta bawa persiapan dan bahan :
Sandal, sepatu boots yang bisa dipakai berjalan di lumpur, topi, lotion pelindung dari sengatan matahari dan yang dianggap perlu untuk keamanan diri.

Biaya Program :
Untuk peserta siswa sekolah (PT/SMA/SMP/SD) maksimal 30 orang dikenakan biaya Rp. 130.000,-. Adapun fasilitas yang didapatkan yaitu: makan 3x dan penginapan. Untuk peserta umum (Pemerintah, Swasta, LSM, Keluarga) dikenakan biaya Rp. 165.000,- dengan fasilitas yang sama.

6 Comments
http://mybursa.livejournal.com/ Thanks for that awesome posting. It saved MUCH time
great post, thanks for sharing
Great post, I admire the writing style
A little off topic here but what theme are you using? Looks pretty cool.
Hello, I just saw your website and I really like it.
It was nice to read your post. Thank you for posting this piece!
terimh ksih bnyak materi yg pernh di berikan kepada kami(pesantren al ju naidiya biru bone)